Notification

×

Iklan

Iklan

Putra Kawanua: Irjen Pol Dr. Winston Tommy Watuliu, Alumni Akpol 1989 yang Berkiprah di Dunia Intelijen dan Reserse

Minggu, 18 Oktober 2026 | Oktober 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-20T05:25:19Z

 

SULAWESI UTARA|TarsiusNews.com — Irjen Pol Dr. Winston Tommy Watuliu merupakan putra Kawanua asal Tondano, Sulawesi Utara, yang meniti karier di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1989 ini dikenal melalui kiprahnya di bidang reserse, penanganan kejahatan siber, serta kejahatan lintas negara. Minggu 18 Okt 2026

Lahir pada 21 September 1967, Winston Tommy Watuliu berasal dari keluarga Minahasa. Dalam biografi yang beredar, nama orang tuanya disebutkan sebagai Sylvia Watuliu Giroth dan Marthen Watuliu.

Perjalanan kariernya di kepolisian didukung oleh pendidikan akademik dan berbagai pelatihan profesional, baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga meraih gelar doktor (S-3) dari Universitas Indonesia.

Pengalaman Pendidikan Internasional

Dalam pengembangan kompetensi profesionalnya, Winston Tommy Watuliu tercatat memiliki pengalaman mengikuti sejumlah pendidikan dan pelatihan internasional, antara lain FBI National Academy di Amerika Serikat, Session 238, pada 2009.

Selain itu, ia disebut pernah mengikuti pelatihan penanganan kejahatan lintas negara di Australian Federal Police Academy, Canberra; pelatihan Criminal Justice System di Virginia University, Amerika Serikat; pelatihan investigasi kejahatan siber di Bangkok; serta pelatihan kejahatan lingkungan di Belanda.

Pengalaman tersebut berkaitan dengan bidang penegakan hukum yang membutuhkan kemampuan investigasi, kerja sama lintas negara, dan pemahaman terhadap perkembangan kejahatan modern.

Dari Tanah Minahasa untuk Pengabdian Nasional

Sebagai putra Kawanua, perjalanan karier Winston Tommy Watuliu menjadi bagian dari kisah putra daerah Sulawesi Utara yang mengabdikan diri dalam institusi penegak hukum nasional.

Pada Juni 2024, ia disebut memperoleh kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), pangkat jenderal bintang dua, serta penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).

Kisah perjalanan kariernya memperlihatkan pentingnya pendidikan, pengembangan kompetensi, dan pengalaman profesional dalam menjalankan tugas di lingkungan institusi negara.

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, profil putra Kawanua ini dapat menjadi bahan refleksi mengenai kontribusi sumber daya manusia daerah dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Catatan redaksi: Rincian riwayat jabatan, kenaikan pangkat, penugasan di BIN, pendidikan internasional, dan identitas keluarga perlu dikonfirmasi melalui sumber resmi sebelum berita diterbitkan.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update