![]() |
| Jumhur Hidayat saat diwawancara awak media. (Source: Ist) |
TARSIUSNEWS.COM - Mohammad Jumhur Hidayat resmi dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4/2026), dengan membawa agenda perubahan yang langsung menyasar persoalan mendasar di sektor lingkungan.
Mantan aktivis buruh itu menegaskan, langkah awal yang akan menjadi prioritas adalah penanganan sampah yang dinilai masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah. Ia menyebut isu tersebut sebagai pekerjaan rumah paling mendesak yang harus segera dituntaskan.
Selain itu, Jumhur juga menyoroti pentingnya penyesuaian kebijakan lingkungan nasional dengan berbagai kesepakatan internasional. Menurutnya, Indonesia harus mampu mengikuti perkembangan global secara bertahap tanpa mengabaikan kondisi dalam negeri.
Masuknya Jumhur ke kabinet menjadi sorotan karena latar belakangnya yang kuat sebagai representasi kelompok buruh. Ia dinilai membawa perspektif baru dalam pengelolaan lingkungan, terutama dalam mengaitkan isu ekologi dengan aspek kesejahteraan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Jumhur menekankan bahwa sektor lingkungan hidup membutuhkan kerja keras, konsistensi, serta kolaborasi lintas sektor agar dapat memberikan dampak nyata.
Penunjukan ini sekaligus menandai arah baru kebijakan lingkungan di pemerintahan saat ini, dengan harapan mampu menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan klasik seperti sampah, sekaligus menjawab tantangan global yang semakin kompleks.


.webp)
