Notification

×

Iklan

Iklan

PIP 2026 Tahap 2 Cair, Begini Cara Cek Penerima Lewat HP

Kamis, 30 April 2026 | April 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-30T02:09:59Z

Kartu Indonesia Pelajar. (Ist)


TARSIUSNEWS.COM - Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 kembali dilanjutkan dengan memasuki tahap kedua.


Bantuan ini ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu guna membantu kebutuhan operasional pendidikan.


Kini, orang tua maupun siswa dapat memantau status penerimaan bantuan secara mandiri melalui perangkat HP atau laptop. 


Proses pengecekan dilakukan secara online melalui portal resmi milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.


Untuk melakukan pengecekan, pengguna perlu menyiapkan data identitas siswa yang valid. Langkah pertama adalah mengakses laman resmi PIP di pip.kemdikbud.go.id melalui peramban internet.


Setelah itu, masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom yang tersedia. Pengguna juga diminta mengisi kode pengamanan yang muncul di layar.


Selanjutnya, klik tombol “Cek Penerima PIP”. Jika data yang dimasukkan benar, sistem akan menampilkan informasi lengkap terkait identitas siswa serta status penyaluran bantuan.


Indikator Dana Sudah Cair


Siswa dinyatakan telah menerima bantuan apabila muncul status “SK Pemberian”. Keterangan ini menandakan bahwa dana telah masuk ke rekening Simpanan Pelajar (SimPel).


Dana PIP disalurkan melalui bank mitra seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Syariah Indonesia. Pastikan rekening siswa aktif agar proses pencairan dapat dilakukan tanpa kendala.


Jika status belum muncul atau masih dalam proses, berarti data sedang dalam tahap verifikasi. Oleh karena itu, pengecekan secara berkala sangat disarankan.


Syarat Penerima PIP 2026


Agar dapat menerima bantuan PIP, siswa harus memenuhi beberapa kriteria, di antaranya terdaftar sebagai peserta didik aktif serta memiliki NISN dan NIK yang valid.


Selain itu, penerima diutamakan berasal dari keluarga yang terdaftar dalam basis data kemiskinan nasional. Hal ini dilakukan agar bantuan tepat sasaran bagi yang membutuhkan.


Dengan sistem pengecekan online ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke sekolah hanya untuk memastikan status bantuan. 


Kemudahan ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam merencanakan kebutuhan pendidikan anak secara lebih efektif.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update