![]() |
| Foto bersama Pemkot Manado, Kejari dan Polresta. (Ist) |
TARSIUSNEWS.COM - Pemerintah Kota Manado memperkuat pengawasan pembangunan daerah dengan melibatkan Kejaksaan Negeri Manado dan kepolisian dalam pengawalan proyek strategis daerah (PSD) Tahun Anggaran 2026.
Komitmen tersebut ditandai lewat kegiatan pemaparan, penandatanganan kontrak, dan pakta integritas proyek strategis Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Manado yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Manado, Rabu (13/5/2026).
Pengawalan ini difokuskan untuk memastikan seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan terhindar dari potensi persoalan hukum.
Asisten II Pemerintah Kota Manado Atto RM Bulo mengatakan pada tahun 2026 terdapat 14 proyek strategis daerah yang akan mendapat pengawalan langsung dari Kejaksaan Negeri Manado.
Khusus Dinas Perkim, terdapat empat proyek strategis dengan total anggaran sekitar Rp65 miliar.
Menurut Atto, proyek-proyek tersebut dinilai strategis karena memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat serta pembangunan lingkungan di Kota Manado.
“Dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan dan kepolisian, kami lebih yakin pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Ia menegaskan pengawalan hukum bukan untuk menghilangkan tanggung jawab pelaksana proyek, tetapi menjadi bentuk pengawasan agar potensi kesalahan dapat dicegah sejak awal.
Selain penguatan pengawasan, Pemkot Manado juga tengah mendorong peningkatan kapasitas aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa.
Saat ini, Kota Manado disebut baru memiliki dua pejabat pengadaan bersertifikasi tipe B.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Manado Fanny Widyastuti menjelaskan pengamanan proyek strategis daerah dilakukan sejak tahap awal perencanaan dan melibatkan bidang intelijen Kejaksaan bersama kepolisian.
“Tujuannya agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaksana kegiatan,” katanya.
Hal senada disampaikan Kasat Reskrim Polresta Manado Elwin Kristanto yang menilai proyek strategis daerah memiliki pengaruh besar terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga melakukan pengawalan, deteksi dini potensi gangguan, hingga menjaga stabilitas selama proyek berjalan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perkim Kota Manado Peter Eman turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejaksaan dan kepolisian dalam mengawal pelaksanaan proyek strategis daerah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program prioritas dana lingkungan sebelum penandatanganan kontrak dan pakta integritas oleh seluruh pihak terkait.



