Notification

×

Iklan

Iklan

Rossoneri Terpuruk, Fans Tinggalkan San Siro Saat Milan Dibungkam Atalanta

Senin, 11 Mei 2026 | Mei 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-14T04:51:18Z

Pemain AC Milan tertunduk lesu. (Ist)


TARSIUSNEWS.COM - AC Milan kembali berada dalam tekanan setelah menelan kekalahan menyakitkan dari Atalanta dengan skor 2-3 pada lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Minggu (10/5/2026).


Hasil ini bukan hanya memperumit langkah Rossoneri menuju Liga Champions musim depan, tetapi juga memperlihatkan mulai memudarnya kesabaran publik San Siro terhadap performa tim di penghujung musim.


Milan tampil jauh dari meyakinkan sejak menit awal. Pertahanan tuan rumah beberapa kali kehilangan fokus dan berhasil dimanfaatkan Atalanta untuk mencuri momentum pertandingan.


Tim tamu membuka keunggulan cepat lewat Ederson sebelum Davide Zappacosta menggandakan skor di pertengahan babak pertama. Situasi semakin sulit bagi Milan ketika Giacomo Raspadori mencetak gol ketiga sesaat setelah turun minum.


Tertinggal tiga gol di kandang sendiri membuat atmosfer San Siro berubah panas. Sejumlah suporter terlihat mulai meninggalkan tribun bahkan sebelum pertandingan memasuki menit-menit akhir.


Di tengah tekanan tersebut, Milan sempat menunjukkan reaksi. Sundulan Strahinja Pavlovic membuka harapan tuan rumah menjelang laga usai, sebelum Christopher Nkunku memperkecil keadaan melalui eksekusi penalti pada masa tambahan waktu.


Namun kebangkitan itu datang terlambat. Atalanta tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.


Kekalahan ini membuat persaingan papan atas Serie A semakin rumit bagi Milan. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, posisi empat besar kini belum sepenuhnya aman.


Tekanan terhadap pelatih serta manajemen klub pun semakin terasa. Rentetan hasil kurang maksimal dalam beberapa pekan terakhir membuat Milan mulai kehilangan konsistensi di momen krusial musim ini.


Sebaliknya, kemenangan ini menjadi suntikan penting bagi Atalanta untuk menjaga peluang finis di zona Eropa. 


Permainan disiplin dan efektif yang ditunjukkan pasukan Bergamo menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update