Notification

×

Iklan

Iklan

Sebulan, Polresta Manado Bongkar 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-02T10:12:58Z

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid bersama jajaran Satresnarkoba saat memaparkan hasil pengungkapan tujuh kasus narkotika dan obat keras sepanjang Mei 2026 dalam konferensi pers di Mapolresta Manado. (Ist)



TARSIUSNEWS.COM - Upaya pemberantasan narkoba di Kota Manado terus menunjukkan hasil. Sepanjang Mei 2026, Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado berhasil membongkar sejumlah jaringan peredaran narkotika dan obat keras yang beroperasi di wilayah hukum Kota Manado.


Capaian tersebut diungkap dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid bersama Kasat Resnarkoba Kompol Hilman Muthalib dan Kasi Humas IPTU Agus Haryono, Selasa (2/6/2026).


Dalam kurun waktu satu bulan, penyidik berhasil mengungkap tujuh perkara yang terdiri dari lima kasus peredaran narkotika jenis sabu serta dua kasus peredaran obat keras tanpa izin. Dari operasi tersebut, polisi menyita puluhan paket sabu dan ribuan butir obat keras yang diduga siap diedarkan kepada masyarakat.


Barang bukti yang diamankan meliputi 21 paket sabu dengan berat total sekitar 19 gram serta 3.450 butir Trihexyphenidyl. Sejumlah tersangka juga telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.


Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga sebagai langkah perlindungan terhadap masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan zat terlarang.


“Setiap pengungkapan yang dilakukan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika dan obat-obatan berbahaya,” ujarnya.


Polresta Manado memperkirakan keberhasilan pengungkapan tersebut telah mencegah ribuan orang berpotensi menjadi korban penyalahgunaan narkoba dan obat keras. Selain merusak kesehatan, penyalahgunaan narkotika juga dinilai berdampak pada meningkatnya berbagai tindak kriminal serta masalah sosial di masyarakat.


Karena itu, kepolisian menegaskan akan terus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan melalui penyelidikan, patroli siber, pengembangan jaringan, hingga kerja sama dengan masyarakat dalam memberikan informasi terkait aktivitas peredaran narkoba.


Polresta Manado juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Dukungan publik dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam memutus rantai peredaran barang terlarang tersebut.


Keberhasilan pengungkapan tujuh kasus dalam satu bulan ini menjadi sinyal bahwa aparat penegak hukum terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkoba di Kota Manado, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.


Source: Humas Polresta Manado


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update