Notification

×

Iklan

Iklan

Pelarian Pelaku Penikaman di Malalayang Berakhir Saat Bermain Kartu di Poigar

Senin, 18 Mei 2026 | Mei 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-18T12:55:45Z

Pelaku saat berada di Polsek Malalayang. (Ist)


TARSIUSNEWS.COM - Upaya pelarian seorang pria terduga pelaku penikaman di Kecamatan Malalayang, Kota Manado, akhirnya terhenti setelah Tim Opsnal Polsek Malalayang berhasil menangkapnya di Kabupaten Bolaang Mongondow.


Pelaku berinisial BL (25) diamankan polisi di Desa Tiberias, Kecamatan Poigar, setelah sebelumnya melarikan diri usai diduga menikam seorang nelayan berinisial AT (26).


Kasus tersebut bermula dari insiden penganiayaan yang terjadi di sebuah rumah kos di Kelurahan Malalayang Satu Lingkungan VIII pada Minggu (10/5/2026) sore.


Berdasarkan hasil penyelidikan, keributan dipicu persoalan antara korban dengan seorang perempuan yang diketahui merupakan teman pelaku. Situasi kemudian memanas setelah pelaku datang ke lokasi dan terlibat pertengkaran dengan korban.


Dalam pertikaian tersebut, pelaku diduga mendorong korban hingga jatuh sebelum menusukkan pisau ke bagian paha kanan korban.


Akibat luka tusuk yang dialami, korban sempat mengalami pendarahan dan harus mendapatkan perawatan medis.


Usai kejadian, pelaku langsung meninggalkan Kota Manado untuk menghindari kejaran polisi.


Kapolsek Malalayang AKP Jusman Mori didampingi Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan begitu menerima laporan dari korban.


Dari hasil pengembangan, polisi memperoleh informasi bahwa pelaku diduga bersembunyi di wilayah Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow.


Dipimpin Katim Opsnal AIPTU Regen Siahaan, tim kemudian bergerak menuju lokasi persembunyian pelaku.


Setelah melakukan pengumpulan informasi di lapangan, petugas akhirnya menemukan pelaku sedang berada di halaman rumah warga sambil bermain kartu bersama sejumlah rekannya.


Tanpa perlawanan, pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Malalayang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Selain memeriksa pelaku, polisi juga terus melakukan pengembangan guna mencari barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.


Kapolsek Malalayang mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan karena dapat berujung proses pidana.

 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update