![]() |
| Wali Kota saat memimpin sosialisasi pencegahan dan percepatan stunting. (Ist) |
TARSIUSNEWS.COM - Pemerintah Kota Manado terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting dengan melibatkan langsung para ketua lingkungan sebagai garda terdepan dalam pendataan dan pemantauan kondisi masyarakat.
Langkah tersebut ditegaskan Wali Kota Manado, Andrei Angouw, saat membuka Sosialisasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Rabu (3/6/2026).
Menurut Andrei, keberhasilan menekan angka stunting tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat hingga tingkat lingkungan. Karena itu, ketua lingkungan diminta aktif mengidentifikasi keluarga yang berisiko serta memastikan program pencegahan berjalan efektif di wilayah masing-masing.
“Peran ketua lingkungan sangat penting karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Data yang akurat akan membantu pemerintah mengambil langkah yang tepat dalam mencegah dan menurunkan angka stunting,” ujar Andrei.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan hingga anak memasuki masa pertumbuhan. Pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan rutin, serta edukasi kepada keluarga menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Menurutnya, investasi terbesar suatu daerah adalah sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah harus memastikan anak-anak mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal agar mampu bersaing di masa depan.
“Generasi saat ini harus lebih baik dari generasi sebelumnya. Kita ingin melahirkan generasi Manado yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing,” katanya.
Sosialisasi yang mengusung tema ‘Bersama Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Manado yang Sehat, Cerdas, dan Berkualitas Unggul’ tersebut diikuti camat, lurah, ketua lingkungan, kader Posyandu, kepala puskesmas, serta pengurus TP PKK dari seluruh wilayah Kota Manado.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Manado berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan anak semakin meningkat sehingga target penurunan stunting dapat tercapai secara berkelanjutan.



