AC Milan harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Udinese pada pekan ke-32 Liga Italia. Bertanding di Stadion San Siro pada Sabtu, 11 April, Rossoneri dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 di hadapan publik sendiri.
Hasil buruk tersebut menjadi pukulan keras bagi skuad AC Milan yang tengah berupaya menjaga persaingan di papan atas klasemen. Tiga gol yang bersarang ke gawang tuan rumah lahir dari gol bunuh diri Davide Bartesaghi, serta gol tambahan dari Jurgen Ekkelenkamp dan Arthur Atta.
Sejak awal laga, AC Milan sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Bermain di kandang sendiri, tim tuan rumah berupaya menekan lini pertahanan Udinese melalui penguasaan bola dan sejumlah pembangunan serangan dari lini tengah.
Namun, usaha yang dibangun Milan kerap menemui kebuntuan dan gagal menciptakan ancaman serius bagi tim tamu.
Petaka bagi AC Milan dimulai pada menit ke-27. Bek muda Davide Bartesaghi melakukan kesalahan fatal yang berujung gol bunuh diri dan membuat Udinese unggul 1-0. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan, karena Milan mulai kehilangan ritme permainan sementara Udinese tampil semakin percaya diri.
Setelah unggul, Udinese terus memberi tekanan dan hampir menambah keunggulan lewat peluang dari Keinan Davis. Beruntung bagi Milan, bola masih membentur mistar gawang. Namun ancaman tim tamu akhirnya benar-benar berbuah gol kedua pada menit ke-37.
Berawal dari umpan lambung yang akurat, Jurgen Ekkelenkamp sukses menyambut bola dengan sundulan tajam yang tidak mampu dihentikan kiper Milan. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Udinese dan bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, AC Milan mencoba bangkit dengan melakukan sejumlah perubahan. Rossoneri tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih di area pertahanan lawan. Serangan-serangan yang dibangun belum cukup efektif untuk membongkar pertahanan disiplin Udinese.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, AC Milan justru kembali kebobolan pada menit ke-71. Arthur Atta berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan peluang yang ada, sekaligus membawa Udinese unggul 3-0.
Di sisa waktu pertandingan, Milan terus berusaha mencari gol balasan. Meski beberapa kali mencoba menekan, mereka tetap gagal menembus rapatnya pertahanan Udinese. Tim tamu mampu menjaga konsistensi permainan hingga peluit akhir dibunyikan.
Kekalahan ini membuat posisi AC Milan di klasemen sementara Liga Italia semakin tertekan. Rossoneri tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 63 poin dari 32 pertandingan, dan kini tertinggal sembilan poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen.
Sementara itu, kemenangan penting ini mengangkat posisi Udinese ke peringkat ke-10 klasemen sementara dengan 43 poin. Tambahan tiga angka menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Kosta Runjaic untuk terus menjaga peluang menembus papan tengah atas dan mendekati zona kompetisi Eropa.


