
Lonjakan biaya perjalanan membayangi antusiasme pendukung tim nasional Inggris menjelang laga fase grup Piala Dunia 2026 melawan Ghana.
Tim asuhan Thomas Tuchel dijadwalkan merumput di Stadion Gillette, Foxborough, pada 23 Juni mendatang. Namun, para penggemar kini dihadapkan pada kenyataan pahit terkait tarif kereta api yang melambung tinggi.
Otoritas Transportasi Teluk Massachusetts (MBTA) telah mengonfirmasi bahwa tiket kereta perjalanan pulang-pergi dari Stasiun Selatan Boston menuju Foxborough akan dipatok seharga $80 atau sekitar £60.
Angka ini mencatatkan kenaikan fantastis sebesar empat kali lipat dari tarif normal yang biasanya hanya sebesar $20 (£15).
Kelompok penggemar resmi Inggris, Free Lions, menyatakan kekecewaan mendalam atas kebijakan harga ini. Mereka menilai kenaikan tarif tersebut sebagai bentuk eksploitasi terhadap loyalitas suporter yang sudah mengeluarkan biaya besar untuk akomodasi dan tiket pertandingan.
"Untuk stadion yang letaknya cukup jauh dari pusat kota, penyelenggara memiliki kewajiban moral untuk memastikan akses transportasi yang berkelanjutan dengan harga wajar. Sayangnya, penggemar kembali menjadi pihak yang dieksploitasi," tulis pernyataan resmi Free Lions.
Sentimen serupa membanjiri media sosial. Para pendukung menyebut kebijakan ini sebagai langkah yang "kejam" dan "menjijikkan," mengingat transportasi publik seharusnya berfungsi melayani masyarakat, bukan sekadar mencari keuntungan maksimal dari momentum turnamen.
Kebijakan di Amerika Serikat ini berbanding terbalik dengan penyelenggaraan Euro 2024 di Jerman. Saat itu, pemegang tiket pertandingan diberikan akses transportasi umum gratis selama 36 jam di sekitar waktu pertandingan.
Selain masalah harga di Boston, kontroversi juga meluas hingga ke New York. Laporan menyebutkan bahwa Penn Station, pusat transportasi tersibuk di Amerika Utara, akan melakukan pembatasan akses hanya bagi pemegang tiket pertandingan menuju Stadion MetLife. Hal ini memicu kekhawatiran besar bagi para komuter reguler yang tetap harus bekerja di hari kerja saat pertandingan berlangsung.
Update terus informasi terkini mengenai perkembangan Piala Dunia dan berita mancanegara lainnya melalui laman tarsiusnewss.blogspot.com.


