![]() |
| Foto bersama Pengurus FKDM dan Kesbangpol serta suasana Bimtek |
Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Manado menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman sosial di tengah masyarakat.
Langkah ini dinilai strategis dalam mendukung arah pembangunan yang dijalankan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.
Hal tersebut disampaikan Ketua FKDM Manado, Edwin Moniaga, di sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Koordinasi pengurus FKDM yang digelar oleh Badan Kesbangpol Manado di Sekretariat FKDM, Gedung Graha Religi, Kecamatan Wenang, Selasa (21/4/2026).
Moniaga menjelaskan, FKDM yang beranggotakan tokoh masyarakat di berbagai kecamatan memiliki peran penting dalam mengidentifikasi serta mencegah potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG).
Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong pembangunan menuju Manado yang maju dan sejahtera.
Sebagai akademisi di Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi, Moniaga juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun sistem kewaspadaan dini yang efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, anggota FKDM Manado, Idham Malewa, menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda, khususnya dalam memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, Wakil Ketua FKDM Manado, Fanny Wurangian, mengangkat isu perlindungan anak sebagai perhatian serius. Ia menilai masih adanya pembiaran terhadap pemenuhan hak anak oleh orang tua yang berpotensi memicu degradasi karakter generasi muda.
“Kami akan memantau langsung di masyarakat terkait pemenuhan hak anak, karena hal ini berdampak besar terhadap masa depan generasi,” ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol Manado, Sony Takumansang, menegaskan bahwa FKDM sebagai bagian dari sistem nasional harus menjalankan fungsi sesuai regulasi serta dikelola secara profesional.
Hal senada disampaikan Sekretaris Kesbangpol, Rivo Koloai, yang menekankan pentingnya kepekaan FKDM dalam mencermati dinamika ideologi, politik, dan keamanan di tengah masyarakat.
Melalui penguatan kapasitas dan koordinasi ini, FKDM diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini serta menjaga stabilitas sosial di Kota Manado.



