
Patroli dipusatkan di Pos Tagalame TNI/Rajawali 2 142, dengan rute yang menantang melintasi aliran sungai berbatu hingga lereng curam.
Medan berat yang dihadapi tidak menghalangi langkah personel untuk menjangkau wilayah-wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan.
Di lapangan, terlihat kekompakan antar personel saat harus menyeberangi sungai dengan arus deras maupun ketika melintasi jalur berbatu yang licin. Koordinasi dan kesiapsiagaan menjadi faktor penting dalam memastikan patroli berlangsung aman dan efektif.
Selain menjalankan tugas pengamanan dan penegakan hukum, pendekatan kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama. Personel aktif berdialog dengan warga, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat mendapat sambutan positif. Warga menyampaikan apresiasi atas patroli yang dilakukan, terutama karena komunikasi yang dibangun berlangsung terbuka dan memberikan rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa patroli tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga situasi tetap kondusif di wilayah operasi.
“Patroli ini kami laksanakan sebagai bentuk kehadiran negara untuk memberikan rasa aman serta memastikan situasi tetap kondusif di wilayah operasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, menegaskan pentingnya sinergi antar personel di lapangan guna mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.
“Pelaksanaan patroli ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan setiap langkah penegakan hukum berjalan secara profesional dan terukur,” katanya.
Ikuti terus perkembangan berita kriminal dan keamanan terbaru lainnya hanya di tarsiusnewss.blogspot.com
Source : Humas Polri


